Showing posts with label indonesia maternity shop. Show all posts
Showing posts with label indonesia maternity shop. Show all posts

Friday, September 23, 2016

Aktivitas Menyusui di Tempat Umum Menjadi Lebih Nyaman Dengan NyoNya Nursing Wear


Hai saya Lexa Levana, usia 28 tahun, seorang ibu rumah tangga dengan dua orang anak yang salah satunya bernama Louie. Saat ini Louie sudah berusia 1 tahun 5 bulan dan selama itu pula saya menyusui Louie, sehingga dari lahir sampai sekarang Louie full ASI.

Hingga saat ini saya masih bertahan menyusui Louie karena saya merasa ASI tetap jadi pilihan terbaik dibandingkan dengan susu olahan (baik itu susu sapi ataupun susu kedelai). Menurut saya ASI lebih natural dan memang diperuntukan untuk anak bayi. Dan sudah jelas banyak sekali manfaat dan kelebihan ASI dibandingkan dengan susu formula.

Selama ini saya merasakan bahwa menyusui merupakan momen untuk bonding dengan anak, saat anak lagi sakit dan rewel misalnya. Pemberian ASI dapat langsung memberikan efek menenangkan. Disaat 6 bulan pertama pemberian ASI eksklusif, saya merasa sebagai satu-satunya topangan asupan gizi dan topangan hidup bagi anak saya.

Menjadi ibu menyusui menurut saya cukup melelahkan, ditambah saya harus mengurus urusan rumah juga kedua anak saya yang sangat menyita waktu dan tenaga. Disamping itu anak ASI biasanya lebih cepat lapar, sampai sekarang walaupun usia Louie hampir 17 bulan, masih sering terbangun tengah malam untuk minta susu, antara 2-3 kali dalam semalam. Hal tersebut merupakan suatu tantangan dimana kalau saya lihat anak-anak seumur Louie yang sudah mengkonsumsi sufor yang lebih mengenyangkan bisa tidur pulas sampai pagi. Namun disamping itu ada sosok suami yang selalu mendukung saya dalam pemberian ASI eksklusif untuk anak-anak kami, selain itu tentu niat awal dari diri sendiri dan tekad untuk memberi yang terbaik untuk anak adalah hal yang terpenting.

Dulu sewaktu saya menyusui anak pertama, saya belum pernah tau bahwa ada baju-baju khusus yang dibuat untuk ibu-ibu menyusui. NyoNya Nursing Wear adalah merek baju menyusui pertama yang saya tau semenjak saya melahirkan anak kedua. Produk dari NyoNya Nursing Wear sangat membantu saya, membuat aktivitas menyusui di tempat umum menjadi lebih nyaman, bahan-bahannya juga bagus dan adem untuk dipakai sehari-hari. J


-Lexa Levana, Bandung

Tuesday, August 23, 2016

Perjuangan Menyusui Bayi dengan Tongue Tie dan Lip Tie


Hai saya Pretty Angel Bastiaans, umur 30 tahun, ibu dari satu orang anak yang bernama Samantha Angela Sembiring. Dulu saya pegang travel tour Holyland milik keluarga, tapi sejak fokus untuk punya anak, saya sudah off dari travel. Sekarang kegiatan saya full untuk mengurus suami dan Sam. Tanggal 22 Agustus ini anak saya Samantha atau sering saya panggil Sam, genap berumur 2 tahun. 

Awal Sam lahir, saya sempat campur sufor (susu formula) karena saya kurang informasi tentang ASI, saya pikir ASI saja tidak cukup jadi harus dibantu dengan sufor. Beruntung teman saya di Solo yang bernama Dessy adalah konsultan laktasi, setiap hari dia chat saya, mengedukasi saya tentang pentingnya ASI. Saat Sam berumur 3 minggu, saya sudah lepas sufor dan menggunakan full ASI eksklusif, sampai sekarang saya masih menyusui sampai Sam nanti genap 2 tahun.

Sam lahir dengan kondisi tongue tie dan lip tie, keduanya grade 4. Awalnya saya tidak tahu karena memang dari awal saya kurang informasi tentang ASI, saya menyusui penuh perjuangan sekali, karena saya menyusui sampai berdarah-darah dan milk blister berkali-kali. Awalnya saya pikir menyusui sakit itu biasa pas awal-awal tapi ternyata sakitnya terus-terusan, nah waktu Sam 1 bulan, saya tanya Dessy kemudian dia minta saya foto mulut Sam sewaktu menangis, dan pada akhirnya dia pun mengkonfirmasi kalau Sam mengalami tongue tie.

Akhirnya Sam di frenotomi/insisi untuk tongue tienya, sebenarnya frenotomi itu tindakan kecil sekali, tapi untuk saya waktu itu rasanya sedih luar biasa karena masih umur sebulan tapi harus melalui proses itu. Bukan sekedar supaya aktivitas menyusui lebih lancar, tapi juga untuk kedepannya Sam tidak mengalami kendala bicara/ cadel. Setelah frenotomi akhirnya menyusui tidak sesakit sebelumnya meskipun masih terasa sakit, ditambah lagi waktu itu saya belum tahu ada baju menyusui. Bisa dibayangkan menyusui sambil menahan sakit (seperti disilet-silet), terus ribet dengan baju, sampai-sampai berkeringat, terus kalau di area publik harus pakai nursing cover lagi, yang ternyata bikin Sam semakin sebal, dan saya juga jadi stress. Akhirnya Dessy bilang rata-rata baby memang tidak suka dikasih nursing cover, karena sesekali baby kontak mata dengan ibunya dan kadang memakai nursing cover itu terasa sumpek. Jadi dia bilang, coba search di instagram/ internet tentang baju menyusui, dan akhirnya saya menemukan NNW di Instagram, betapa senangnya saya sampai-sampai berasa dapat harta karun :).

Waktu Sam umur 3 bulan saya sudah hampir putus asa menahan sakit dan milk blister yang bolak-balik muncul, akhirnya saya mencari ahli laktasi dan langsung berangkat ke Jakarta untuk menemui Dr. Rini di Kemang Medical Care. Ternyata tongue tie Sam mengalami re-attach karena proses insisi ditambah treatment setelah insisi yang kurang tepat, dan ternyata ada lip tie juga. Saat itu juga dilakukan tindakan insisi untuk tongue tie dan lip tie kepada Sam. Saat Sam berusia 5 bulan saya kembali lagi ke Jakarta karena saya kembali mengalami milk blister, dan ternyata tongue tie nya re-attach lagi. Dr. Rini bilang insisi pertama itu sangat menentukan dan akhirnya berujung dengan Sam harus operasi kecil dengan dokter bedah mulut untuk mengambil tongue tie nya, setelah itu barulah masalah menyusui benar-benar beres.


Kalau saya flash back, saya tidak tahu juga kenapa saya bisa kuat menahan sakit saat itu, dan hebatnya Sam, biasanya baby dengan tongue tie dan lip tie, apalagi sudah grade 4 akan jadi malas untuk menyusu, Tapi Sam tidak, saat saya berjuang untuk menyusui, dia berjuang pula untuk menyusu langsung ke ibunya. Anak dengan tongue tie dan lip tie yang belum tertangani biasanya berat badannya akan turun, tetapi berat badan Sam tetap naik dengan baik, itu tanda Sam juga berjuang.

Saat saya order produk NNW untuk kesekian kalinya, saya sampai bilang ke admin NNW, saya bersyukur sekali dengan adanya produk NNW. Mungkin untuk ibu-ibu yang tidak mengalami tantangan menyusui seperti saya, NNW hanya sekedar baju yang memudahkan untuk menyusui, tapi untuk saya, NNW sudah seperti teman seperjuangan dan sahabat saya. Saat saya harus menahan sakit, saya sangat tebantu sekali dalam berpakaian, tidak perlu ribet lagi mikirin baju dan juga nursing cover, sehingga saya bisa fokus untuk menyusui anak saya. Apalagi disaat launching Nyonya Luxe, saya sangat senang sekali karena saya bisa tetap cantik ke pesta tanpa harus mengorbankan Sam karena saya tetap bisa menyusui Sam kapanpun dan tanpa perlu pusing mencari ruangan untuk menyusui.

Karena kejadian ini, saya dijadikan seperti duta ASI di greja. Sekalipun saya belum menjadi konsultan laktasi, tapi saya mulai diminta untuk mengedukasi ibu-ibu untuk pro ASI. Puji Tuhan sudah 4 orang ibu yang saya tahu yang sudah memberikan full ASI untuk anaknya, karena di Medan masih sedikit sekali ibu-ibu yang pro ASI dibandingkan dengan Jakarta misalnya. Saya bersyukur sekali bisa menemukan NNW disaat saya benar-benar membutuhkan, Terima kasih sudah mendukung kami dan memudahkan kami para ibu untuk menyusui sehingga kami dapat memberikan yang terbaik untuk anak kami. Thank you so much Nyonya Nursing Wear, for making everything easier and prettier :)


-Pretty Angel Bastiaans, Medan

Thursday, May 28, 2015

Berbelanja Baju Menyusui dengan Diskon Berlipat




Selama ini, saya tidak pernah berpikir bahwa memiliki baju menyusui itu penting. Hal ini bukan karena saya berpikir bahwa saya tidak ingin menyusui anak saya, sama sekali bukan itu alasannya. Dari awal kehamilan, saya telah mengetahui bahwa ASI adalah satu-satunya makanan dan minuman yang tidak dapat digantikan oleh apapun di dunia ini. Alhamdulillah saya memiliki suami yang bisa juga disebut ayah ASI. Dialah yang pertama kali memberikan pendidikan tentang pentingnya ASI ini. Awalnya saya ingin melahirkan secara normal, tetapi ternyata saya harus melahirkan caesar karena air ketuban yang pecah tanpa adanya kontraksi. Walaupun Caesar, saya berhasil melakukan IMD (inisiasi menyusui dini) bagi anak saya. 

Tidak berhenti sampai sana, saya bercita-cita ingin memberikan ASI sampai S3 yaitu sampai anak saya berusia 2 tahun. Sampai saat ini, anak saya telah berumur 13 bulan, dan alhamdulillah saya berhasil memberikan asi sampai detik ini. Kesuksesan saya didukung oleh banyak hal, selain keluarga, tentu komitmen yang tinggi dari diri sendiri dibutuhkan. Saya adalah working mom. Hal ini berarti saya harus memompa dimanapun dan kapanpun. Sayangnya kantor saya belum memiliki nursing room, sehingga jika saya harus memompa, saya harus sembunyi-sembunyi memompa di musolla khusus wanita. Ada sedikit kesulitan jika saya menggunakan pakaian yang tidak ada kancing depan. Awalnya saya berpikir hal ini berarti saya harus menggunakan pakaian berkancing depan setiap hari selama ke kantor. Tetapi sebagai wanita saya juga ingin tampil modis. Kantor saya bukanlah kantor yang mengharuskan pekerjanya menggunakan seragam, kami dapat menggunakan pakaian apapun asal sopan dan rapi. Karena timbul kebosanan menggunakan pakaian berkancing depan yang mana rata-rata pakaian berkancing depan itu adalah kemeja, saya mulai mencari model di instagram. 

Dari sanalah pertama kali saya mengenal @nyonya_nursingwear. Akhirnya saya mencoba membeli 1 model dari @nyonya_nursingwear, ternyata pakaiannya sangat adem dan nyaman digunakan. Kelebihan lain dari @nyonya_nursingwear yaitu modelnya tidak hanya kancing depan, tetapi terdapat bukaan untuk menyusui, hal ini tentu memudahkan saya untuk memompa atau untuk menyusui anak saya. Selain itu hanya di @nyonya_nursingwear yang memmpunyai koleksi baju menyusui berupa kaos. Karena saya juga bosan berpakaian formal atau kemeja jika saya harus menyusui. Untungnya karena di koleksi @nyonya_nursingwear ini terdapat koleksi baju santai, rok, long dress bahkan piyama, sangat lengkap koleksinya. Kemudian saya memutuskan untuk menjadi pelanggan dengan menjadi member, karena dengan menjadi member terdapat kelebihan yaitu diskon 10% seumur hidup. Malah NNW  sering mengadakan diskon sampai dengan 40%. Dan dengan member masih diberikan tambahan diskon10% itu, jarang-jarang ada olshop yang memberikan double diskon seperti ini. Sampai saat ini NNW menjadi pilihan saya untuk ke kantor, hang out bersama teman atau saat kumpul-kumpul dengan keluarga, karena total koleksi NNW yang saya miliki telah mencapai 10 dan insyallah akan bertambah. Terima kasih NNW telah menjawab kebutuhan ibu menyusui seperti saya.

- Dian Palupi R, Malang

Sunday, May 17, 2015

No More Hussle Breastfeeding in Public with NyoNya Nursing Wear



As a new mom, I get so easily discouraged for many things. Is my baby breathing? Is he having enough breastmilk? Why does he cry all the time? I was especially fearful during those first few weeks when he seemed so vulnerable, so small, and barely big enough to fill out his smallest baby jumper.

Seriously, I am a nervous wreck; I think I could kill myself with all these panic attacks. And I think my life never again be the way it was. No more hanging out as I please, I can say travelling  can be the most impossible thing to do, and I even barely got time to have a proper shower! All these  things and thoughts drive me crazy!

As my baby grows older for few months, we finally get a chance to see the outside world. Going to the  mall even if it's only for an hour or so never been happier than before. The problem is my baby won't  take bottle. Since I live in a not-so-big city of Balikpapan, there's no nursing room in every shopping  mall here. I don't have any other options than breastfeeding my baby in public place. I got my breastfeeding apron and I know my baby doesn't like it. He'll start to cry louder and refuse breastfeeding. So, whenever we're going to the mall and he asks for a breastfeeding session, I have to walk to the parking lot and breastfeed him in the car. And from time to time, it's kind of inconvenient and wore me out.

One day, I stumbled upon Instagram to see if I can come up with a solution of my breastfeeding-session problem. That's when I found "Nyonya Nursing Wear". Wow, the breastfeeding outfits they have are stylish yet simple to wear. My first NNW outfit was "Casey Peach" that I ordered from NNW's reseller in Balikpapan. Wore it to the "arisan", and got lot of compliments! The color and the design are lovely. The material is so soft, it feels cool and elegant against my skin. The most important thing is it makes breastfeeding in public for me a possible things to do without any baby dramas needed! Going to the mall or even travelling with my baby never been easier! Thank you, Nyonya Nursing Wear.. ^^

Those are my nursingootd pics. We're off to have some family time in Jakarta. ^^


- Aulia Ayuningtyas, Balikpapan

Wednesday, February 18, 2015

Investasi Baju Hamil dan Menyusui dengan NNW

image1.JPG
Pertama-tama kenalkan saya Sheila, ibu muda dari satu anak laki-laki usia 8 bulan. Sebagai ibu muda, saya masih tetap ingin tampil modis dong ya walaupun menyusui. Pada awalnya saya mengetahui tentang NNW dari iseng-iseng saat berselancar di instagram. Karena penasaran, saya lanjutkan dengan browsing di website dan saya pun langsung suka pada NNW. 😍😍
Pertama lihat modelnya itu loh, kece badaiiii.. Baju menyusui yang tidak seperti baju menyusui pada umumnya. Saya pun langsung memesan 2 baju (Blair & Ariana) dan saat kiriman datang, saya semakin jatuh cinta pada NNW dengan bahannya yang tebal, sangat nyaman, dan tidak terlihat murahan. Padahal pada awalnya saya mengira bahwa belanja di NNW akan sama dengan belanja di online shop lain, barang aslinya tidak sebagus di katalog. Tapi ternyata aslinya bagus banget. Bahannya spandex tapi tebal dan tetap adem. Setelah itu, saya langsung buka website NNW lagi untuk membeli baju menyusui yang ke dua kalinya. 😜 Pada saat ini saya kembali memesan Ariana, ditambah dengan Casey blouse.
Dari dulu saya mengalami kesulitan mencari baju menyusui yang modis, mentok-mentoknya saya selalu mebeli baju model kemeja kancing depan, tapi lama-lama bosen juga karena jadinya model yang saya punya itu-itu saja. Sekarang kalau lihat baju di mall, saya hanya merasa tertarik tapi tidak ada keinginan untuk membeli. Inginnya beli di NNW saja karena baju menyusuinya tidak kalah kece.

Selain itu, yang membuat saya semakin suka dengan NyoNya Nursing Wear adalah tersedianya model dress menyusui yang juga tidak kalah keren dengan blus-blusnya. Selama ini saya selalu ingin memakai dress tapi tidak bisa karena tidak mungkin saya membuka baju dari bawah sampai atas untuk menyusui. Dengan menggunakan dress menyusui NNW, masalah tersebut dapat teratasi.
Membeli baju menyusui di NyoNya Nursing Wear dapat dikatakan investasi, karena baju-bajunya dapat dipakai dari hamil sampai menyusui alias 2 in 1. Bahkan sampai sekarang saya masih belum bisa berhenti belanja di NNW karena setiap saya cek selalu ada model baru yang membuat saya ingin beli terus.😍
Jalan-jalan ke mall gak pake ribet. Jika akan menyusui, tinggal singkap saja, jadi deh menyusui. Tidak perlu repot menutupi bagian atas payudara karena takut kelihatan. Pokoknya baju menyusui NNW paling the best lah.
-Sheila Angelina, Denpasar, Bali

Tuesday, February 17, 2015

Tekad Sekuat Baja Demi Menyusui Sang Buah Hati



Saya Diana Dewi, ibu dari tiga orang putra. Pengalaman ASI saya pada putra ketiga sangat penuh perjuangan, kesabaran dan tangisan, hehe.. (Beneran lho!). Pada putra pertama dan putra kedua saya menyerah tidak bisa memberikan ASI dikarenakan puting payudara yang sungguh imut dan 'blesek' alias masuk ke dalam. Tetapi ketika melahirkan putra ketiga pada tanggal 28 Oktober 2014 lalu saya bertekad bulat untuk memberikan ASI full kepada bayi saya.

Di hari pertama dan kedua, bayi saya belum bisa menghisap ASI karena payudara yang masih tersumbat. Dengan tekad baja, saya akhirnya memompa ASI yang pada 1 jam kemudian hanya dapat 10ml (miriiiss..). Walaupun demikian, saya senang bukan main, ada harapan dalam hati saya. Di selingi ASI hasil perahan dan susu kambing (pada saat itu saya berikan formula bayi merk Kari Home susu kambing), alhamdulillah di usia tujuh hari bayi saya sukses menghisap ASI. Disitu saya sadar bahwa bagaimanapun kondisi payudara, setiap ibu bisa memberikan ASI untuk bayi tercinta, tinggal bagaimana semangat, tekad dan keras kepala sang ibu untuk berusaha. Sekarang bayi saya berumur tiga bulan, alhamdulillah sehat, montok dan lucu sekali.

Sebelum mengetahui NyoNya Nursing Wear terus terang saya kesulitan untuk mencari baju menyusui, dikarenakan keterbatasan perlengkapan dan peralatan menyusui yang terbatas di Samarinda. Ketika saya follow instagram account dan memesan beberapa baju koleksi NyoNya Nursing Wear saya langsung ketagihan karena desain dan bahan yang digunakan sangat comfy dan stylish, harganya pun bersahabat.  Sekarang dengan menggunakan koleksi baju menyusui NNW berpergian dengan bayi kemana saja sudah tidak terlalu repot, bayi menangis minta nenen tinggal buka dan langsung nenen. Tidak perlu cover menggunakan menyusui lagi karena desain NNW sudah cukup menutupi bagian  payudara. Sungguh saya berterima kasih karena NNW sudah mendesain baju menyusui dengan begitu nyaman dan cantik dipakai. Nyonya.Nursing Wear memang merk baju menyusui yang recomended! :)

-Diana Dewi, Samarinda