Showing posts with label Nursing in Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Nursing in Indonesia. Show all posts

Friday, September 16, 2016

Mudahnya Membuat Menu Sehat Untuk Si Kecil



Jakarta, Sabtu (11/9/2016) bertempat di Living with Lof, Tim Kejora Indonesia yang beranggotakan drg. Stella Lesmana dan drg. Tara Prathita bekerjasama dengan Nyonya Nursingwear, @kelincitertidur (Kushandari Arfanidewi dari catering sehat Ayshealthyascanbe), serta Nuby Indonesia mengadakan acara healthy cooking workshop serta diskusi “Healthy Eating for Kids and Breastfeeding Mommies” bersama ahli gizi dr. Alex Santoso, MGizi. Acara ini diikuti oleh 16 orang Ibu yang mana dalam acara ini dijelaskan pula cara membuat 4 menu sehat yaitu Mixed Berry nice Cream, Almond Milk, Raw Chocolate Truffle, dan Choco Avocado Mousse.


(Kiri - Kanan)  drg.Tara Prathita, drg. Stella Lesmana, dr. Alex Santoso, Kushandari Arfanidewi


Kushandari Arfanidewi, founder Ayshealthyascanbe Healthy Catering mengingatkan para Ibu untuk selalu memperhatikan kategori makanan sehat bagi keluarganya, “Definisi makanan sehat sebenarnya adalah bahan makanan yang tidak melalui banyak mengalami pemrosesan dan penambahan bahan sintesis, juga dari rasanya pun sebaiknya dipilih yang memiliki rasa mendekati asli, tanpa penambahan rasa tertentu.” ujarnya.

Almond Milk


Salah satu menu dessert yang dibuat pada sesi workshop ini adalah Almond Milk, cara membuatnya pun cukup mudah hanya dalam beberapa langkah saja. Langkah pertama yaitu blender air dan kacang almond, selanjutnya peras dengan air hingga meninggalkan ampas, ulangi proses tadi hingga 3 kali dan yang terakhir cukup simpan dalam wadah tertutup selama paling lama 3 hari. Namun perlu diperhatikan, Almond Milk ini harus disimpan dalam wadah kaca yang steril di kulkas terdalam, karena Almond Milk ini sungguh sensitif pada perubahan suhu udara di sekelilingnya.Melalui workshop ini para ibu juga dapat mengetahui nutrisi yang terkandung dalam menu-menu sehat tersebut. Misalnya pada Almond Milk ini kaya akan vitamin E yang merupakan antioksidan yang ampuh menangkal dan menghilangkan radikal bebas pemicu penyakit kronis.

drg. Stella Lesmana mengatakan “Kami sengaja mengadakan workshop ini untuk mengakomodir kebutuhan para mama guna menyediakan jajanan sehat bagi anak – anak, serta merupakan salah satu bentuk kepedulian Tim Kejora yang memang fokus pada issue kesehatan anak. Melalui event ini kami juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi Si Kecil. Ajak mereka melakukan check up rutin ke dokter gigi sejak usia 1 tahun, minimal 6 bulan sekali. Kebiasaan ini akan berdampak positif bagi pemahaman Si Kecil untuk menjaga kesehatan giginya”.

Monday, October 26, 2015

Mendukung adaptasi new mom dengan nursingwear yang nyaman

Halo, perkenalkan nama saya Caca, ibu satu anak laki-laki bernama Abi usia 3 bulan.
Alhamdulillah Abi lahir sehat sempurna dengan persalinan normal tanggal 30 September 2014 pukul 23.10 WIB. Saya tidak pernah sebangga dan sebahagia ini sebelumnya. Ngurusin ribetnya nikahan yang kalau kata orang jadi ratu semalam, masih kalah bahagianya dibanding melahirkan.
Allah Maha Baik. Alhamdulillah, Allah mengabulkan satu per satu doa saya. Saya memang mempersiapkan secara matang kehamilan pertama saya, mulai dari dokter kandungan yang kece, rumah sakit bersalin yang pro IMD pro ASI, jarak tempuh dari rumah, biaya persalinan, pakaian dan peralatan untuk menyusui, dll. Niat saya memang melahirkan secara normal, bisa IMD, dan bisa menyusui ASI.
Meskipun saya bisa merasakan nikmatnya IMD selama 1 jam, keesokan harinya saya merasa was-was karena ASI saya yang tidak langsung banyak keluar. Namun tetap saya disusukan pada Abi. Sampai 2 malam saya di RS, setelah dokter kandungan saya datang untuk mengecek kondisi saya, saya diperbolehkan pulang.
Ketika Abi usia 4 hari, suhu badannya tinggi, saya pernah baca kalau diberi ASI akan turun sendiri, walaupun ASI saya belum lancar tetap saya berikan.  Esoknya memang jadwal Abi kontrol dokter anak. Kami kembali ke RS tempat Abi dilahirkan. Betapa kecewanya saya ternyata Abi terkena kuning dan harus difototerapi, tidak diizinkan pulang. Saya dan suami bingung setengah mati, saya bilang apa adanya ke dokter kalau saya tidak tega meninggalkan Abi di RS, karena paling tidak butuh waktu 24 jam untuk fototerapi. Pikiran saya semwarut, bagaimana dengan ASInya dll.
Akhirnya saya dengan suami memutuskan untuk menginap di RS, kami beli kamar untuk istirahat kami. Kami tidak tega meninggalkan Abi sendiri di RS meskipun dokter bilang saya boleh pulang.
Malam itu sebelum Abi difototerapi, saya berusaha memberikan ASI dulu, malang ASI saya tetap belum lancar. Bidan menyarankan untuk memompa, hasilnya pun sangat mengecewakan. Dalam hati, saya menyalahkan diri saya sendiri baru kali ini saya begitu bodoh sampai anak sendiri sakit karena saya. Tak kuat, saya peluk suami saya, saya menangis.
Tawaran untuk memberi susu formula mulai menghantui, suami nampaknya mulai resah sehingga membujuk saya agar mau memberikan formula. Saya bingung, di satu sisi saya ingin memberikan asi eksklusif, di sisi lain saya tahu asi saya belum lancar dan anak saya harus diberi makan.
Teringat postingan teman saya yang mempunyai anak lebih dulu, dia memiliki persediaan asip yang tidak sedikit. Nekat saya telpon dia, kebetulan anaknya juga laki-laki, saya minta tolong apakah mau mendonorkan asipnya. Alhamdulillah teman saya bersedia. Setelah Abi diproses untuk fototerapi (dalam keadaan lapar 😭), saya dan suami bergegas pulang untuk packing sebentar dan menuju rumah teman saya. Saya ceritakan semua ke teman saya, dia sangat paham, selain memberikan asipnya saya diberikan pula persediaan fenugreeknya. Alhamdulillah.
Bergegas pula kami kembali ke RS untuk memberikan Abi asip milik teman saya. Untuk pertama kalinya Abi mengenal dot. Hati saya terenyuh melihat Abi minum dengan lahapnya namun bukan dengan asi milik saya.
Di kamar RS saya rajin memompa, berapapun yang saya hasilkan langsung saya bawa ke ruang bayi untuk diberikan ke Abi. Tentu setiap ke ruang bayi saya selalu sendu, tidak tega melihat Abi sendiri dengan penutup mata dan diaper. Saya berusaha kuat, saya harus tegar, karena jika saya lemah, Abi pun ikut lemah. Saya tahan tangis saya sekuat tenaga saya, saya ajak Abi berbicara bahwa Abi anak kuat, Abi anak sehat sebentar lagi kita pulang.
Setelah 24 jam yang melelahkan, hasil lab sudah kami peroleh, Abi diperbolehkan pulang. Selama di rumah saya gembleng diri saya sendiri. Saya konsumsi semua yang kata orang bisa memperlancar asi saya. Mulai dari kacang-kacangan, sayur katuk, dan jus pare. Alhamdulillah lancar dan melimpah sampai harus saya pompa. Alih-alih meminum asipnya, Abi lebih doyan menyusu pada saya but I love this bonding. Bahkan sekarang kalau diberi dot, Abi malah nangis menolak. Bingung dong saya, otomatis Abi harus ikut saya kemanapun saya pergi. Kemana-mana saya pake kemeja kancing depan supaya mudah menyusui. Tetapi tidak semudah yang saya pikir, tetap ribet karena harus buka kancingnya dulu dan mencari penutup untuk dada saya yang terlihat.
Sampai kakak ipar saya mention saya di instagram @nyonya_nursingwear, saya coba untuk membelinya. Produk nyonya pertama saya yaitu Nadya warna biru dongker. Wah, di luar dugaan ternyata nyaman sekali, saya pakai dengan cardigan karena saya berjilbab, bahannya juga nyaman spandex dingin dan melar. Paling penting adalah tidak repot untuk menyusui dan dada tidak terlihat karena menyusuinya tinggal membuka celah di samping dada (jadi ngga gampang masuk angin juga hihihi). Setelah itu saya jadi ketagihan beli model-model yang lainnya, saya punya Casey, Carmen, Tiara, Anna, dan akan terus beli model yang lainnya. Terima kasih Nyonya Nursingwear karena sudah menyediakan pakaian menyusui yang nyaman dan menyenangkan pemakainya, yang paling penting adalah mendukung asi eksklusif, so please tetap berinovasi karena memang beda dari produk baju menyusui lain.

- Nur Pasca Fitriani, Surabaya

Sunday, May 17, 2015

No More Hussle Breastfeeding in Public with NyoNya Nursing Wear



As a new mom, I get so easily discouraged for many things. Is my baby breathing? Is he having enough breastmilk? Why does he cry all the time? I was especially fearful during those first few weeks when he seemed so vulnerable, so small, and barely big enough to fill out his smallest baby jumper.

Seriously, I am a nervous wreck; I think I could kill myself with all these panic attacks. And I think my life never again be the way it was. No more hanging out as I please, I can say travelling  can be the most impossible thing to do, and I even barely got time to have a proper shower! All these  things and thoughts drive me crazy!

As my baby grows older for few months, we finally get a chance to see the outside world. Going to the  mall even if it's only for an hour or so never been happier than before. The problem is my baby won't  take bottle. Since I live in a not-so-big city of Balikpapan, there's no nursing room in every shopping  mall here. I don't have any other options than breastfeeding my baby in public place. I got my breastfeeding apron and I know my baby doesn't like it. He'll start to cry louder and refuse breastfeeding. So, whenever we're going to the mall and he asks for a breastfeeding session, I have to walk to the parking lot and breastfeed him in the car. And from time to time, it's kind of inconvenient and wore me out.

One day, I stumbled upon Instagram to see if I can come up with a solution of my breastfeeding-session problem. That's when I found "Nyonya Nursing Wear". Wow, the breastfeeding outfits they have are stylish yet simple to wear. My first NNW outfit was "Casey Peach" that I ordered from NNW's reseller in Balikpapan. Wore it to the "arisan", and got lot of compliments! The color and the design are lovely. The material is so soft, it feels cool and elegant against my skin. The most important thing is it makes breastfeeding in public for me a possible things to do without any baby dramas needed! Going to the mall or even travelling with my baby never been easier! Thank you, Nyonya Nursing Wear.. ^^

Those are my nursingootd pics. We're off to have some family time in Jakarta. ^^


- Aulia Ayuningtyas, Balikpapan